Senin, 11 Desember 2017

Hal Yang Tidak Terlupakan Saat Menginap Di Hotel Bersama Tante Yuki

Hal Yang Tidak Terlupakan Saat Menginap Di Hotel Bersama Tante Yuki Yuki
Hal Yang Tidak Terlupakan Saat Menginap Di Hotel Bersama Tante Yuki
Agen Poker - Kumpulan artikel dewasa, mengenai kesehatan dari hubungan seks dan cara menciptakan suasana seks yang tidak terlupakan bersama Ceritapanas778 dan kali ini cerita seks berdasarkan pengalaman nyata dari nara sumber kami yang bernama Candra, dengan kami beri judul Hal Tidak Terlupakan Bersama Tante Saat Di Hotel cerita ini akan membuat pria coli setelah membacanya dan wanita akan bermain dengan fantasi seksnya sendiri setelah membacanya.

Saya yang bernama Candra usia baru saja menginjak 18 tahun dan sebentar lagi akan duduk dibangku kuliah, kali ini aku akan menceritakan pengalaman saya saat kehilangan pekerjaan sampingan saya saat duduk di bangku SMA kelas 3, wajah saya polos kata orang dan tidak ada hal istimewa yang tersimpan, tapi aku mempunyai suatu kelebihan yang mungkin cukup luar biasa dari pada dengan orang kebanyakan yakni, saya mempunyai penis (kontol) yang cukup membuat wanita menjerit ukuran kontol saya 19 cm dengan diameter 4,6 cm, dan padahal waktu tidur kontol saya ini terlihat sepreti burung merpati kecil, tapi jika bangun mungkin saya merasa seperti elang yang sangan menantang.

Agen Poker

Cerita yang berawal dari adanya hajatan dirumah nenek saya dari ibu saya, kebetulan adik dari ibu saya menikah, dan semua keluarga dari ibu juga bermalam dirumah nenek saya mulai dua hari sebelumnya pesta dilangsungkan di rumah nenek saya yang tidaklah terlalu besar dan sedangkan keluarga ibu saya semua mempunyai jumpa 18 orang termasuk anak-anaknya yang juga ikut kerumah nenek saya, semua datang sekeluarga hanya tanteku yang bernama Yuki datang sendiri dikarenakan suaminya itu sedanglah mempunyai kerjaan diluar kota dan mereka belum juga diberikan anak.

Tante Yuki yang mempunyai usia sekitar 35 tahun dengan wajah cantik dan mempunyai tubuh yang seksi dan padat terawat, mungkin itu karena mereka kaya dan tante saya sering melakukan olahraga Yoga, karena dirumah sudah penuh, maka tente Yuki akan menginap di hotel yang berdekatan dengan rumah nenek saya, dan saya yang bertugas mengantarkan tante Yuki menggunakan motor, lalu tente saya ini memilih kamar VIP untuk tempat istirahatnya, malam itu aku pulan dan juga bermalam dirumah nenek saya.

Pada pagi harinya saya bertugas untuk mengantarkan makanan ke tante Yuki, saya pergi untuk mengantarkan makanan seorang diri dan juga kebetulan tante Yuki barulah bangun tidur, dan berikut ini percakapan kami.

"Candra, masuk saya kata tante sambil membuka pintu kamarnya.

"Ok tante, jawabku juga sambil masuk dan juga meletakkan makanan yang saya ambil dari rumah nenek tadi ke meja dikamar tante.

"Adu tante terlambat bangun jadinya,.... habis semalam tante tidak bisa tidur karena tidak terbiasa, dan mungkin ini hotel serem kayak ada penunggunya.

"Candra tunggu sebentar ya... tante mau mandi lalu ikut Candra ke rumah ibu, tante malas naik ojek lagi dan lebih baik numpang dengan kamu saja Candra.

"Ok tante tidaklah masalah, jawab saya, tante Yuko masuk ke kamar mandi dan sedangkan saya sendiri duduk di kursi yang tersedia didalam kamar hotel.

Suara dari air yang mengguyur kebadan tante terdengar, dan tiba-tiba pikiran saya berubah menjadi bejat dan kotor saat kumelihat lobang kunci kamar mandi tante, berjalan dengan pelan lalu menuju ke kamar mandinya lalu aku dengan santai mengintip kedalam, saya melihat tante Yuki lagi menyabuni tubuhnya dan kulihat lagi bulu dari vaginanya yang rapi dan mungkin dalam pikiran saya mungkin itu dia rawat juga, dengan melihat semua itu, merpati kecil (kontol saya) berubah menjadi elang yang menantang alias tegang.

Agak lama juga aku mengintip tante Yuki mandi sambil mersaakan jantung berdebar kencang tidak tahu kenapa bisa sampai begitu dan sampai akhirnya tente yuki selesai saya langsung kembali ke kursi dan duduk sampil berpura-pura memencet ponsel saya, dan seakan-akan tidak terjadi apapun, tante mulai melakukan obrolan kecil, "hayo lagi SMS siapa tu ? tiba-tiba terdengar suar dari tante Yuki di depan saya.

"Hehe tidak kok tante... masih single saja ini tante, jawab saya dengan lugu dan merasa takut ketahuan.

"Candra..kamu bisa keluar sebentar tane mau mengganti pakaian lalu kita berangkat deh, biar tante mau makan dirumah ibu saya, "ujar tante Yuki.

Lalu saya keluar dari kamar tante dan menunggu diluar kamar sampai akhirnya tente Yuki datang dan kami bersama berangkan kerumah nenek, dan di malam harinya sekitar pukul 9 malam tenti Yuki minta untuk diantarkan ke hotel lagi, dan tante Yuki bercerita sama ibu bahwa tante Yuki ahar ketakuta jika tidur sendiri di hotel, tante meminta saya untuk menemani tante Yuki, berhubungan tempat tidur hanyalah satu maka aku tidur dibawah, tante Yuki tidur di ranjang sampil menerima telpon dari suaminya om Sigit, dari omongannya tante yuki cerita lagi ditemeni oleh saya karena takut dengan suasana hotel yang cukup seram ini menurutnya.

Sekitar pukul 11 malam saya bangun untuk membuang air kecil, kebelet karena hawa AC yang membuat saya ingin membuang air kecil, lega setalah membuang air kecil, dan saat membasuk kontol saya mataku tertujua pada celana dalam berwarna hitam milik tante Yuki yang digantungkan dikamar mandi.

Dengan penasaran aku memegangnya dan kuperiksa celana dalam tersebut, kemudian karena penasaran saya cium celana dalam tante tepat ditengah kucium dan mungkin itu bagian yang menutupi lobang vaginanya, aromanya yang kuhirup membuat aliran darah saya mengalir dari ujung kaki ke ujung kepala dengan cepat dan detak jantung berdebar tidak karuan langsung saja saya memilih untuk coli saat itu, kuulang ulang menghirup aroma celana dalam tante Yuki itu dan aku semakin bertambah gairahnya, kontol saya tenang 3x lipat, didalam pemiiran saja berkata, tante yuki saat ini tidur pastinya tidak menggunakan celana dalam dan saat keluar dari kamar mandi otomatis mata langsung tertuju ke bawah pusar tante yuki yang saat itu tidur terlentang.

Terdengar engkuran halus, tapi saya tidak bisa melihat dengan jelas karena lampu kamar yang redup pada saat mlam itu, saya tidak bisa tidur dengan merasakan hati yang terus berdebar kencang, membayangkan tubuh tante Yuki dan celana dalamnya tadi bahkan sudah terotak dengan imajinasi lainnya, sampai bahkan kontol saya tidak mau turun-turun menegangnya, kemudian aku melihat jam 2 tengah malam, tapi mata masih tidak terpenjam, dan secara tiba-tiba aku mendengarka suara tante saya.

"Candra...hey.. Candra"....

"Saya yang berpura-pura tidak mengenarkan.

"Can...Candra, kali ini terdengar cukup keras dan sepertinya orang gemetaran.

"Jawab aku, iya tante ada apa? jawab saya dengan berpura-pura lemas.

"Tante boleh pinjam selimutnya Candra.

Ini tante sudah kedinginan lo Candra.

Saya bangun dan berjalan menghampiri tante Yuki sambil menyerahkan selimut tersbut yang aku jadikan alas untuk tidur, Candra tidur saja diatas bareng tante..."

Sini bareng tante saja biar tidak ada yang kedinginan lagi, ujar tante yuki, tidak berpikir panjang saya langsung saja mendekat pada tande dan tubuh saya cukup berada dekat engan tante, maklum selimutnya tidak terlalu beesar jadi untuk digunakan bersama kami haruslah saling berdekatan.

Tante Yuki yang tidur memiringkan badang dengan membelakangiku sedangkan saya masih terlentang dengan kotol yang terus tegang, kudengarkan nafasnya teratur dengan halus menandakan dia itu terlelap lagi, saya menghadap tanteku dan tidak sengaja kontol saya menyentuh pantat tante Yuki, terdapat desiran aneh didarah saya dan rasa hangat dikemaluan saja tersebut, saya sengaja menyentuh kontol saja dipantant tante dan rasanya hangat itu kembali menjalar, dan semakin kudekatkan dan semakin dekat sampai menempel, saya makin merasakan kehangatan tersebut, tapi dengan berhati-hati sekali takut tante yuki terbangun, saya menyingkapkan daster bagian belakang tanteYuki keatas, dan terlihat pemandangan yang indah dari dua buah pinggulnya yang kembar, wajar karena masih belum mempunyai anak, dan diantara dua belah pantatnya aku melihat ada sebuah gundulan berbulu dan mempunyai garis ditengah gundulan tersebut.

Pemikiran saya semakin tidak karuan dan kulihat kontolku, terlihat diujungnya dengan mengeluarkan cairan bening yang licin langsung saja kuoleskan keseluruh ujung kepala kontolku, dengan perlahan saya sentuhkan kontolku ke gundukan tante Yuki, dengan perlahan saya merasakan sensasi yang wow pada penisku yang bersentuhan pada vagina tante Yuki, lalu saya gerakan berlahan pantan saya untuk menekan vagina tante, tapi aku tidak tahan menahan sesuatu yang mau keluar dari kontol saya, dan ah..h,..hmmm... sambil memejamkan mata merasakan kenikmatannya.

Lalu kulihat banyak sperma saya yang berjatuhan dibulu vagina dan paha bagian dalam tante Yuki, karena takut tante Yuki terbangun maka aku bergegas untuk tidur dengan raut wajah yang penuh kenikmatan, " Candra bangun sudah jam 8 pagi, saya mendengar suara tante yang membangunkan saya, saya lalu segera membuka mata dan melihat tante Yuki sudahlah selesai mandi, tante yuki menggunakan handuk yang dililikannya ke dadanya sambil tersenyum tante Yuki menghapiri saya dan lalu duduk disebelah saya.

"Candra semalam bermimpi ya, tanya tante Yuki ?

"Tidak kok tante, lalu tante meneruskan bicaranya.

"Oh berarti sekarang sudah mimpi basah, kamu harus mandi wajib ya, tadi pagi dipaha dan pantat tante banyak aada sperma kamu yang tumpah, "kata tante Yuki.

"Ma...maaf tante saya tidak sengaja, jawab saya dengan sedikit ketakutan, dengan raut wajah yang tertunduk malu.

"Nah itu kontolmu masih saja tegang mulai tadi, kata tante yuki sambil matanya melihat ke arah kontol saya.

Ya astaga... saya lupa semalam memasukkan elangku ke sangkar tante dan mulai pagi tadi dilihat oleh tante Yuki.

"Maaf tante, kata saya dengan tersipu malu sambil menarik celana saya dan memasukkan kontol saya kedalam celana dalamku.

"Tante yang melihatnya langsung mengatakan, Eh jangan dimasukkan dulu Candra, kamu sudah besar sekarang, tapi tidak membutktikan Candra itu sempurna atau tidak saat ini.

"Dengan lugu saya menjawab, sempurna gimana tante?? kali ini memanglah saya tidak paham apa yang dimaksudkan oleh tante Yuki.

Agen Poker

"Ada orang yang memang sukanya dengan sesama jenisnya sendiri, lalu ada yang impoten akhirnya ditinggal pergi oleh istrinya, jadi tante ingin tahu Candra itu sempurna apa tidak, saya keluarin lagi elang saya alis kontolku, perintah tante Yuki, aku dengan tanggap mengeluarkannya lagi dari dalam celana saya yang kebetulan masuk tegang.

Lalu kulihat tente Yuki menelan ludah sedikit ke kontol saya, dan tante berkata Candra, Can diam saja ya nanti, pejamkan saja mata kalau takut sakit, ini hal test saja loh/

Baiklah, tante Aku akan memejamkan mata dan saya rasakan tante Yuki keatas tubuh saya tanpa melepas handuknya, dan kurasakan peniskuy itu tertempel oleh vaginanya dan basah sampai aku merasa aneh antara geli dan terkejut.

Ehmm. . . Saya berguman sambil terpenjam.

Candra kenapa sakit? agak berbisik suara dari tante dengan penuh kehangatan dan bernafsu.

"E..nggak kok tante, tidak apa-apa"

Ada sedikit gerakan yang memang dilakukan oleh tante Yuki sehingga vaginanya itu menekan penisku kearah atas lalu kebaawah dan itu berlangsung beberapa saat, saya mereasakan sensasi luar biasa dan saya menggigit bibirku sendiri, lalu membuka sedikit mataku ingin melihat wajah tante, memejamkan matanya juga sambil menggigit bibirnya juga melakukan gesekan antara vagina tante Yuki dan Kontolku yang semakin licin, sampai terdengar seperti bunyi dari suaara vagina. plokk....plok saat tante memaju mundurkan vaginanya.

Saat baru sepertiga masuk saya langsung merasakan ujung kontolku yang membentur seperti dinding yang berlubang kecil, dan lubang itu sepertinya merupakan cincin, kepala kontol saya terarah kesana dan kurasakan setiap pemilih lobang itu adalah tante Yuki yang berusaha untuk memasukkan kepala kontol saya ke lobang vaginanya, terlihat aaaagak sulit saat itu.

Saya yang merasakan tekanan dari tante Yuki semakin kuat terhadap kontol saya dan sepertinya kulit dari kepala kontol saya terkupas oleh dinding cincin tersebut dan rasanya nyilu tapi nikmat sampai aku mengeluarkan suara.

"Ahhh.... sangat nikmat ngentot dengan tante Yuki.

Tante Yuki berhenti dengan  gerakannya.

Candra...gimana sakit?

Tidak kok tante tidak ada masalah kok.

Dan kurasakan lagi lobang vagina tante yang berkedut dan meremas perbatasan antara kepala kontalku dan vaginanya.

Lalu batangnya, tadi mungkin kepalanya sudahlah melewati cincin itu, dan sepertinya kepala kontolku diemut juga didalam vagina tante Yuki.

Secara tiba-tiba tante mengeluarkan suara.

Kembali lagi kumerasakan jepitan tersebut semakin kuat dan kontolku juga sepertinya bersiram air hangat didalam vagina tante, lalu akupun kehilangan kendali dan merasakan jepitan itu dan tidaklah bisa menahan sesuatu yang memang akan keluar dari dalam kontol saya,dan hasilnya sperma ku keluar seperti bisa ular cobra dan meludah 3 kali.

Kontolku yang masih tertancap didalam vagina tante Yuki beberapa saat kulihat masih saja memejamkan matanya.

Apa sudah tante tesnya? tanya saya pada tante Yuki.

Sudah...Candra, ternyata kamu ini adalah pria normal, jawabannya sambil mengangkat pantatnya melepaskan kontol saya dari vaginanya, lalu tante Yuki berjalan kekamar mandi dan aku melihat kontolku, disana terdapat banyak semburan seperti bisa ular berwarna putih kencal ada yang bening ;ago ada juga lengket di buluku, saya berpikir didalam hati seadanya tes ini dilakukan setiap hari, pastinya saya bersediak melakukannya.
Agen Poker
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Tube

Tube

Liputan Hidup

Liputan Hidup merupakan website yang menyajikan beragam artikel menarik untuk dibaca.
Diberdayakan oleh Blogger.

Author

Pages

Popular Post

Blog Archive