Kamis, 21 Desember 2017

Mengenal Lebih Dalam Lagi Yang Namanya Desa Pawang Ular Di India

Mengenal Lebih Dalam Lagi Yang Namanya Desa Pawang Ular Di India
Liputanhidup.com - Mengenal Lebih Dalam Lagi Yang Namanya Desa Pawang Ular Di India

Liputanhidup.com - Dibalik cara mereka yang saat menjinakkan ular, ada hal untuk mempertahankan tradisi lama. Mungkin jika berbicara mengenai ular ataupun pawangnya, kita akan teringat pada adegan film India, melalui suling dengan ular berbisa itu menari-nari didalam keranjang, itu bukanlah hal yang aneh karena lahirnya para pawang dari ular yang berasal dari India, bahkan sampai sekarang juga praktek pawang ular ini masih ada di film.

Masih saja mengenai India dan juga pawang ularnya, ternyata disana ada desa yang memang khusus dihuni oleh pawang ular cobra, bahkan mulai dari kecil sampai dewasa sekalipun, mereka sudahlah akhrab pada ular cobra, mari intip desa tersebut lebih dalam lagi, Jogi Dera di India.

Tradisi Kuno Berumur Ratusan Tahun Yang Di Wariskan
Mengenal Lebih Dalam Lagi Yang Namanya Desa Pawang Ular Di India

Siapa yang sangka tradisi untuk menjinakkan ular itu sudahlah ada sejak ratusan tahun lamanya, dan apalagi masyarakat India yang dikenal begitu mengagungkan ular cobra, misalnya saja disalah satu desa pawang ular Jogi Dera di India, didesa tersebut bahkan sejak dari kecil sampai dewasa dengan yang namanya ular sebagai pengenalan awal dari tradisi menjinakkan binatang tersebut.

Diharapkan nantinya saat sudah dewasa, para anak-anak didesa ini dapat meneruskan budaya yang telah ada selama ratusan tahun ini, tapi janganlah khawatir, ular yang dikenalkan itu bukanlah yang berbisa hanya saja ular kecil yang tidak berbahaya.

Semakin Meranjak Dewasa Maka Semakin Harus Memahami Mengenai Ular
Mengenal Lebih Dalam Lagi Yang Namanya Desa Pawang Ular Di India

Semakin meranjak dewasa, maka mereka haruslah lebih memahami mengenai ular yang berbeda, dan hasilnya dari ular tak berbisa sampai sejenis ular kobra haruslah mereka jinakkan, jadi jangan kaget jika berada di Desa Jodi, maka akan ditemukan banyak anak-anak membawa ular kemanapun mereka pergi dan diletakkan di badannya.

Orang desa yang meyakini kalau dirinya telah memahami psikologi dari binatan berbisa itu sehingga tidaklah mungkin ada kecelakaan yang terjadi, meski dalam prakteknya ada saja yang mendapatkan cedera saat bermain dengan ular meski tidak mengakibatkan dampak yang buruk, bahkan praktek pawang ular ini sempatlah diawasi oleh pemerinta karena takut dilakukan pelanggaran oleh warga.

Pro Kontra Mengenai Prakter Pawang Ular Yang Terjadi Sampai Sekarang
Mengenal Lebih Dalam Lagi Yang Namanya Desa Pawang Ular Di India

Di dalam praktek pawang ular disalah satu desa India, terdapat pro dan kontra yang datnag pada mereka, beberapa menganggap didalam prakteknya para penduduk setempat melakukan pelanggaran, ular-ular tersebut disiksa untuk pertunjukkan seperti taring yang dihilangkan dan bisanya dihilangkan dari tubuh.

Hasilnya pemerintah setempat pernah melarang hal ini, penduduk setempat yang pastinya memberikan penolakan tentang hal yang larang oleh pemerintah, menurut mereka tidaklah ada penyiksaan terhadap ular-ulat tersebut, mereka yang menggunakan cara tradisional sama sekali tidak melukai, hasilnya desa ini juga sempat diawasi ketat oleh pemerintah.

Baca Juga : Kisah Haru Ceko, Pria Yang Nekat Tato Peta Indonesia Di Wajahnya

Semakin Memudar Tradisini Dan Hilangnya Masa Depan Orang Desa
Mengenal Lebih Dalam Lagi Yang Namanya Desa Pawang Ular Di India

Karena adanya undang-undang perlindungan satwa di India, profesi dari pawang ular ini jadinya semakin menipis, hasilnya pawang yang ada di kota besar juga harus kembali ke desa Jodi Dera atau menetap didesa terpencil lainnya, mirisnya lagi dari kebanyakan profesi dari mantan pawang itu hanya menjadi pengemis karena beberapa praktek ini tidk di perbolehkna.

Sedangkan disisi lain, hal itu juga berarti tradisi yang mulai punah di desa Jodi Dera dalam menjinakkan ular, apalagi mengingat desa ini begitu dibatasi agar tidak menangkap ular liar hanya diperbolehkan untuk menjinakkan beberapa ekor saja, mungkin wisatawan masih dapat melihat dikampung unik itu, tapi tidak sebanyak yang dulu.

Terlepas dari semua kontroversi yang ada, ternyata salah satu tujuan dari para penduduk Jodi Dera didalam menjinakkan ular adalah dengan mempertahankan tradisi yang ada, seala itu tidak melukai satwa tersebut, pada saat itulah dbutuhkan kebijaksanaan dari pemerintah untuk menengahi masalah seperti ini, budaya tidak hilang tapi juga tidak melukai para satwa.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Tube

Tube

Liputan Hidup

Liputan Hidup merupakan website yang menyajikan beragam artikel menarik untuk dibaca.
Diberdayakan oleh Blogger.

Author

Pages

Popular Post

Blog Archive