Minggu, 11 Februari 2018

Cinta Sejati Yang Sebenarnya Itu Adalah Kasih Sayang Orang Tua

Cinta Sejati Yang Sebenarnya Itu Adalah Kasih Sayang Orang Tua
Cinta Sejati Yang Sebenarnya Itu Adalah Kasih Sayang Orang Tua
Liputanhidup.com - Setiap wanita mempunyai kisah cintanya masing-masing, ada juga yang penuh dengan lika, liku, sampai akhirnya kisayh yang mungkin tidka pernah mereka duga sekalipun terjadi, seperti kisah yang kami rangkum dari Vemale yang disertai dalam Lomba Bukan Cinta Biasa.

Jika kalian percaya di dunia ini terdapat cinta yang tidak nersyarat, maka aku pun demkian sama, terdapat cinta yang tulus, ada cinta yang dapat melakukan dan menerima apapun.

Semunggu ini hampir setiap hari terjadi hujan turun di jakarta (Khususnya Pada Jakarta Timur). Seperti biasa setiap pulang dari kerja aku menggunakan jasa dari ojek online untuk pulang ke rumah, dan beberapa hari ini hujan selalu saja turun tepat pada jam pulang kerja, jika hujannya tidak terlalu deras, aku akan lebih memilih menembusnya dari pada menunggu lama. untungnya ojek online ini akan selalu menyediakan jas hujan.

Pada sore itu, seorang driver yang telah agak tua menjemputku di depan kantor. dengan begitu ramah, beliau memberikan jas hujan dan helm, selama perjalanan menuju ke rumah, aku merasa betapa berjasanya driver ini, kuperhatikan kaki dan sebagian celananya yang basah itu dan terkena lumpur, jika pelanggannya meminta antar walau itu dalam keadaan hujan deras sekalipun, dia pastinya selalu siap, dia pasti bekerja keras untuk kelaurganya, seorang ayah yang mungkin saat ini telah ditunggu anak dirumah.

Saya seketika teringat dnegan Ayah dan Ibu saya yang di kampung. meski bukan driver ojek, tapi yang merkea kerjakan setiap hari tidaklah mudah, mereka memang mencari nafkah dengan berjualan, teringat wajah lelah dari Ayah dan Ibu saja saat berbelanja barang dagangan, [pulang ke rumah bercucuran keringat, dengan motor tuanya, mengangkat beban berat, di bawah teriknya panas matahari dan juga hujan.

Teringat juga wajah dari ibu saya menahan kantuk berjaga warung sampai lartu malam, dan besok harinya harus bangun sepagi mungkin lagi, hanya beristirahat beberapa jam saja, mereka begitu kuat, bukan terbersit dalam benakku, apa yang dapa tmembuat mereka itu sanggup melakukan itu semua? setiap harinya.

Di luar pekerjaan itu, aku juga mengingat semua yang telah orangtua saya lakukan untukku, sejak kecil, mengingat kami untuk makan meskipun mereka belum makan, mendampingi kami mengerjakan PR, dan merawatku pada saat sakit, masih kuingat jelas sekali wajah sedihnya saat itu.

Pada usiaku yang sudah dewasa ini, aku mengerti yang ereka lakukan itu adalah berjuang untuk kehidupan anaknya, dan yang membuat mereka itu sanggup untuk melakukannya adalah karena begitu besar kasih sayang mereka untuk anaknya, mereka bekerja keras semampu mereka itu untuk menyekolahkan kami anaknya dengan harapan kami bisa meraih kehidupan yang lebih baik, tnpa mengenal lelah, tanpa m,elihat kondisi mereka tidaklah pernah mengeluh, tidak pernah membagi bebannya pada kami, dan hanyalah meminta kami untuk bersungguh-sungguh belajar.

Di Baca Juga : Sederet Mitos Mengenai Cinta Yang Tidak Perlu Di Percayai Lagi

Di luar sana ada banyak pekerjaan yang jatuh lebih berat yang dilakukan oleh para orang tua untuk menghidupi anaknya, sebagai anak pernahkah kita itu bertanya pada mereka apa yang mereka rasakan? bagaimana pekerjaan bapak hari ini? apa ibu lelah? bapak dan ibu sudah makan? mungkin itu bisa sedikit melegakan perasaan mereka dan seolah diingatkan saat itu, sudahkan aku menelepon mereka hari ini.

Di bulan penuh kasih sayang ini, siapa yang pantas mendapatkan apresiasi atas kasih sayang yang tidak terbatas itu? dan dengan apa kasih sayang itu dapat dibayar? ketanyakan pada diri saya sendiri.

Hatiku menjawab, ayah ibu, kalian lah yang ingin kuberikan hadiah, meski itu tidak sebanding dengan apa yang kalian berikan untuk saya, aku ingin memeluk kalian dengan mengungkapkan terima kasih atas perjuangan dan cinta kasih yang luar biasa yang telah kalian berikan, dan kalian lah pemilik kasih sayang yang tulus dan motivator terbaik didalam kehidupanku.

Aku yang selalu berdoa agar Ayah dan Ibu diberikan kesehatan dan umur panjang, aku meminta dalam doaku agar diberikan kesempatan untuk membahagiakan kalian, selamat hari Valentine Ayah dan Ibu, tidak ada kata yang dapat mengungkapkan betapa bersyukurnya aku mempunyai kalian Who Love Me Unconditionally.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Tube

Tube

Liputan Hidup

Liputan Hidup selalu berusaha memberikan informasi yang terbaik seputar Judi Online, Berita Unik, Percintaan. DLL.
Diberdayakan oleh Blogger.

Author

Pages

Popular Post

Blog Archive