Anies Sebut Nama Pendahulu Saat Peresmian MRT
Anies Sebut Nama Pendahulu Saat Peresmian MRT

Anies Sebut Nama Pendahulu Saat Peresmian MRT, Ini Komentar Ahok

Presiden Joko Widodo didamping Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lihat penyelesaian terowongan bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I Sudirman-Bundaran HI, di titik pertemuan bor Antreja 1, Antreja 2, Mustikabumi 1, dan Mustikabumi 2, Setia Budi, Jakarta Pusat, 22 Februari 2017. TEMPO/Larissa.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut nama para mantan Gubernur DKI Jakarta kala beri tambahan sambutan peresmian MRT Jakarta di Bundara Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad, 24 Maret 2019. Salah satunya adalah mantan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama dengan sebutan lain Ahok.

“Terima kasih kepada gubernur terdahulu yang mengawal proses pembangunan MRT, pendahulu aku Gubernur Sutiyoso, Fauzi Bowo, Gubernur Joko Widodo, Gubernur Basuki Tjahja Purnama, Gubernur Djarot Saiful,” ujar Anies.

Ahok pun mengucapkan selamat atas rampungnya proyek MRT Jakarta

Ahok pun mengucapkan selamat atas rampungnya proyek MRT Jakarta dan sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo itu. Melalui akuntwitter resminya @basuki_btp, Ahok berharap MRT Jakarta jadi moda transportasi baru yang sanggup membantu mengurangi kemacetan di ibukota.

“Dapat video ini berasal dari anak aku yang sudah mencoba naik MRT, selamat untuk @mrtjakarta. Semoga ini tidak cuma jadi moda transportasi massal yang sanggup mengurangi kemacetan di Jakarta saja. Tetapi sanggup jadi lambang peradaban baru demi Indonesia yang jauh lebih baik & maju,” tulis Ahok di akun twitternya terhadap pukul 11.32.

BACA JUGA : Soal Elektabilitas Jokowi dan Prabowo

Hingga pukul 12.08, standing yang ditulis Ahok ini sudah disukai 1.466 orang dan dibagikan ulang oleh 599 orang.

Sebelumnya, Ahok termasuk turut antusias untuk sanggup merasakan perjalanan bersama MRT Jakarta. Keinginan itu disampaikannya lewat staf, Sakti Budiono. “Kalau sudah pulang BTP dapat segera mencoba MRT dan termasuk LRT,” kata Sakti lewat pesan singkat, Jumat, 22 Maret 2019.

Ahok, yang kini menghendaki disapa sebagai BTP, kala ini tengah berada di luar negeri. Sakti tak bersedia menyebut keberadaan detil Ahok. Tapi mantan Bupati Belitung Timur dan anggota DPR RI itu sebetulnya dulu mengungkap rencananya untuk berlibur ke luar negeri sepanjang kira-kira 2,5 bulan.

Ahok beralasan berlibur ke luar negeri

Ahok beralasan berlibur ke luar negeri dikarenakan sudah menekuni pidana penjara sepanjang 20,5 bulan atas dakwaan penistaan agama. Dakwaan yang diterimanya di tengah kontestasi Pilkada DKI 2017 lalu. Ahok menekuni vonis secara penuh dan bebas terhadap 24 Januari 2019.

Kepada Sakti, Ahok termasuk mengemukakan bahwa dia membantu semua program Joko Widodo atau Jokowi, baik kala jadi Gubernur Jakarta yang dulu didampinginya hingga saat ini sebagai Presiden RI. Termasuk didalam proyek MRT yang tahap konstruksinya di mulai terhadap 2013 lalu. Saat itu Jakarta dipimpin Jokowi-Ahok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here